Pacaran Sebentar Langsung Menikah, Apakah Salah?

menikah cepat tanpa pacaran

Sekarang ini lebih banyak kabar yang kita dengar, seseorang yang baru berpacaran hanya dalam hitungan bulan sudah meresmikan hubungannya di pelaminan. Seperti pasangan Hamish dan Raisa yang beberapa waktu lalu melangsungkan pernikahannya. Dan juga artis Laudya Cinthya Bella yang menikah dengan Pria asal Malaysia. Fase pacaran yang mereka lalui tidak lama-lama, bahkan kurang dari satu tahun. 

Baca Juga: Ini Rekasi Undangan yang Hadir Ketika Melihat Hamish Mencium Bibir Raisa Didepan Umum

Pacaran sebentar lalu langsung menikah apakah ini keputusan benar, atau salah?

Agar bisa menjawabnya, mari kita telaah terlebih dahulu. Pacaran adalah fase perkenalan antara dua anak manusia untuk saling mengenal kepribadian satu sama lainnya. Jika fase pacaran yang dilalui relatif singkat, apakah yakin sudah mengenal calon pasangannya dengan baik?

Baik, untuk menjawabnya perlu digarisbawahi bahwa yang namanya mengenal sudah tentu hanya permukaannya saja. Kamu sebatas tahu, apa yang terlihat dan apa yang terdengar. Kita tidak akan bisa benar-benar memahami sebelum memutuskan untuk hidup bersama. Karena saat fase pacaran, yang terlihat hanyalah hal-hal yang baik saja. Sedangkan kekurangannya kebanyakan orang menyembunyikannya.

Baca juga: Kamu akan Memilih Lamaran Daripada Pacaran Setelah Mengetahui 5 Fakta Ini

Selama apapun kita pacaran, ya tetap saja kita tidak akan benar-benar saling memahami. Lama atau sebentar fase pacaran tidak menentukan kita menjadi saling mengerti satu sama lain. Karena untuk bisa memahami, kita harus terlebih dahulu menerimanya sepenuh hati.

Sedangkan orang dengan status pacaran jelas jelas belum menerima pasangannya sepenuh hati kan?
Buktinya, mereka berdua belum menikah, artinya masih ada pertimbangan dan mungkin keraguan dalam diri masing-masing. 

Tidak ada yang salah jika kamu memutuskan untuk berpacaran sebentar lalu langsung menikah. Karena yang salah itu, ketika pacaran tapi arah dan tujuannya tidak jelas. Dan tidak salah juga jika kamu memilih untuk berproses lama saat pacaran, karena yang salah itu pacaran lama bertahun-tahun tapi tidak jadi menikah. 

Baca juga: Ini 5 Tanda Kamu Siap Menikah

Jika 5 Tanda Ini Ada Padamu, Berarti Kamu Sudah Siap Menikah

pertanda siap menikah

Pernikahan menjadi gerbang utama dari dua orang yang berkomitmen menjalin hubungan jangka panjang. Lamanya orang berpacaran bukan berarti akan berakhir di jenjang pernikahan. Ada banyak cerita orang yang berpacaran bertahun-tahun namun akhirnya kandas juga. Jadi pacaran bukanlah satu-satunya alasan utama untuk menikah.

Tidak sedikit juga teman atau sahabat terdekat yang tanpa melewati proses pacaran lama namun sukses menghalalkan cinta di pelaminan. Mungkin kamu bingung, hal hal apa saja yang bisa menjadi pertimbangan kapan kamu harus menikah? Yuk simak pemaparannya di bawah ini.


1. Mengerti Tujuan Pernikahan


Tujuan pernikahan bukan sekedar saling memiliki, atau mengikat hubungan. Pernikahan adalah sebuah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Menjalani hidup berumah tangga adalah babak baru dalam kehidupan seseorang. Jika sebelumnya hanya fokus terhadap diri sendiri, setelah menikah harus saling mengerti pasangan hidup. 

Tujuan pernikahan adalah untuk beribadah. Maka semua aktivitas positif yang terjadi dalam rumah tangga kelak insyaAllah bernilai ibadah jika kamu ikhlas melakukannya. Bekerjasama dalam melewati semua permasalahan yang dihadapi. Saling berbagi beban dan saling bahu membahu menegakkan rumah tangga yang harmonis. Membesarkan Dilanjutkan dengan kewajiban membesarkan anak, mendidik dan membiayai kehidupannya.

Jika kamu sudah mengerti apa itu tujuan pernikahan, bisa jadi... saat ini kamu sudah layak untuk menikah.

2. Sudah Ditanya Orang Tua


Kewajiban orang tua membesarkan anak dan mendidiknya hingga menikahkannya. Jika orang tuamu sudah bertanya perihal kapan kamu akan menikah, itu adalah sebagai salah satu indikator bahwa kamu memang sudah cukup usia dan cukup pemikiran untuk melanjutkan kehidupan kepada jenjang pernikahan.

Ketika orang tua sudah bertanya, tentu saja orang tua tidak serta merta menanyakan perihal itu kepadamu jika dirasa kamu belum layak untuk menikah. Tinggal kemantapan dari diri kamu untuk berani menerima kenyataan bahwa dirimu memang sudah layak untuk berkeluarga.

3. Sudah Berpacaran Lebih dari 1 Tahun


Meskipun pada pembukaan artikel ini dijelaskan bahwa lamanya berpacaran bukanlah acuan pasti untuk seseorang menikah, tapi paling tidak jika hubunganmu sudah lebih dari 1 tahun mestinya harus mulai difikirkan, mau dibawa kemana arahnya?

Jangan sampai pacaran lama tapi tidak ada ujung yang jelas. Jangan sampai membuang waktu dan tenaga untuk tujuan yang tidak pasti. Karena pacaran bukanlah hal yang mudah, ada banyak pengorbanan waktu dan energi yang dikeluarkan untuk menjalaninya.

Coba tanyakan kepada pasanganmu, setelah melewati tahun pertama pacaran apakah ada komitmen untuk serius ke pernikahan atau tidak? Jika tidak, lantas untuk apa 1 waktu tahun yang sudah dilalui bersama ?

4. Ikhlas Menerima Apa Adanya


Menerima orang lain yang sebelumnya bukan siapa-siapa kamu perlu keikhlasan hati untuk menerima semuanya. Jangan hanya mau menerima yang baik-baiknya saja. Setiap kekuranganpun harus mau diterima. 

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Jika kamu terus mencari sosok yang sempurna, maka jangan salahkan jika pada akhirnya kamu merasakan sulit mencari pasangan yang sesuai. Semakin banyak memilih maka akan semakin bimbang hatimu menentukan mana yang terbaik.

5. Usia Kamu Lebih dari 22 Tahun


Lagi-lagi, usia bukanlah patokan kedewasaan seseorang. Namun secara umum usia 22 tahun sudah memasuki usia pra dewasa. Usia dimana seseorang sudah mulai terlihat karakter dirinya. Dan juga, usia 22 tahun adalah usia rata-rata seseorang lulus kuliah sarjana. Artinya, jenjang pendidikan tinggi sudah ditempuh.

Dengan jenjang akademik yang sudah dilewati bisa menjadi bekal bagimu. Sudah saatnya menerapkan ilmu yang selama ini didapatkan di bangku kuliah. Baik itu di dunia kerja maupun di dunia wirausaha. Dengan memasuki jenjang karir, artinya kamu sudah mulai memiliki penghasilan yang nanti kelak menjadi bekal untuk menghidupi keluarga.

Bagaimana? setelah membacanya apakah ke-5 hal diatas ada padamu?

Saat Hamish Mencium Bibir Raisa, Begini Reaksi Tamu Undangan yang Hadir Saat Itu

hamish mencium raisa di depan para tamu undangan

Hari patah hati nasional sudah berlalu. Sepasang pangeran dan putri layaknya di negeri dongeng, kini sudah sah menjadi suami istri. Raisa dan Hamish telah melangsungkan akad dan resepsi pernikahannya beberapa hari lalu. Pada hari pernikahan tersebut, ramai menjadi perbincangan netizen di media sosial.

Ada yang mengejutkan, beredar video keduanya yang sedang bericuman di depan tamu undangan dalam moment dansa acara resepsi pernikahannya. Nampak dengan lembut, Hamis mengecup bibir Raisa. Dan para tamu undangan yang menyaksikan moment tersebut ikut berbahagia dan bertepuk tangan.

Video ciuman Raisa dan Hamish ini terekam oleh kamera handphone salah satu tamu yang hadir dan beredar viral di media sosial semakin memperparah hari patah hati nasional. 

Apa komentar Anda setelah melihat video di bawah ini?

5 Hal Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Terlalu Mencintai Pacar

akibat pacar terlalu cemburuan

Pembahasan tentang cinta tak pernah ada ujungnya. Ada saja hal yang menarik dan penting untuk diketahui. Terutama kamu yang saat ini sedang mulai puber, biasanya sudah mulai berani menunjukkan rasa ketertarikan dengan lawan jenis dengan memasuki fase pacaran.

Jika sepasang kekasih sedang dimabuk cinta, maka semua hal yang dirasakan akan terasa sangat indah dan mengesankan. Itu jika kadar perasaan kamu masih dalam batas yang wajar. Tapi ada saja segelintir orang yang justru mengalami kemunduran dalam hidupnya karena terlalu cinta terhadap pacar.

Padahal namanya juga pacaran, belum tentu bisa langgeng sampai ke pernikahan. Jadi sebaiknya mencintai harus dalam batasan yang wajar. Jangan sampai larut dalam kondisi terlalu cinta, jika kamu tidak ingin mengalami 5 hal di bawah ini.

1. Posessif


Bagi seseorang yang terlalu mencintai pacarnya, biasanya rasa posessif cepat atau lambat muncul diantara hubungan tersebut. Posessif dapat dikatakan juga sebagai sifat kekanak-kanakan, karena orang yang posessif biasanya menuntut pasangannya untuk menjadi seperti yang diharapkannya, tanpa memberikan ruang untuk berkembang secara natural. Posessif dapat diartikan sebagai reaksi yang berlebihan atas hal-hal yang wajar.

2. Sering Bertengkar


Karena kamu terlalu cinta dan menjadi posessif akhirnya pasanganmu jadi tidak nyaman. Kalau salah satu sudah tidak nyaman, bukan hal yang tidak mungkin keduanya akan sering terlibat dengan pertengkaran. Sekalipun penyebabnya adalah hal yang sepele. 

Saat keduanya saling bertengkar, akan memancing ego merasa yang paling benar, sedangkan pihak lain yang salah. Kalau sudah begini, hampir sulit berfikir jernih. Hubungan pun tidak berjalan mulus seperti sedia kala.

Baca juga: Kamu akan memilih LAMARAN daripada PACARAN setelah mengetahui 4 hal penting ini

3. Mudah Stress


Masih berkaitan dengan point ke-2 tadi. Karena percekcokkan sudah menjadi hal yang lazin terjadi. Akhirnya kedua belah pihak mudah stress. Bukan saja stress terhadap hubungannya. Tapi juga berpengaruh terhadap prestasi belajar atau karir, dan juga keharmonisan hubungan dengan anggota keluarga.

4. Jauh dengan Teman


Teman adalah salah satu unsur penting dalam kehidupan bersosial. Semakin seringnya pertengkaran yang terjadi akan berdampak dengan hubungan kamu dengan teman-teman. Kamu akan sering mengurung diri, menjadi enggan bergaul karena suasana hati yang sedang dirundung kesedihan. Akibatnya hubungan pertemanan pun ikut terganggu. Kamu akan semakin jauh dengan teman-temanmu.

5. Resiko Sakit Hati


Saat keadaan semakin memburuk, tak jarang hubungan akhirnya harus diakhiri. Dan pada saat inilah kamu akan merasakan pahitnya rasa sakit hati. Kehilangan orang yang dicintai karena kesalahan kamu sendiri, akan lebih menyakitkan daripada kehilangan seseorang karena faktor lainnya. Yang tertinggal hanyalah rasa penyesalan yang menghantui kehidupanmu.

Setelah membaca 5 Hal yang Akan Terjadi Jika Terlalu Mencintai Pacar diatas, sebaiknya kita mencintai seseorang secara wajar saja. Jangan berlebihan dan sampai takut kehilangan. Pahamilah bahwa takdir jodoh bukan ada pada kuasa manusia. Oleh sebab itu, sadari bahwa dalam satu hubungan hanya akan berakhir pada dua pilihan. Lanjut ke jenjang yang lebih serius, atau putus. 

Keep calm, life must go on


Baca juga: Jangan Berikan KEPERAWANAN kepada Pacar, Jika 4 Hal Ini Tak Ingin Terjadi Kepadamu

Kamu Akan Memilih LAMARAN Daripada PACARAN Setelah Mengetahui 4 Hal Ini

4 hal sebaiknya anda lamaran daripada pacaran

Bagi yang pernah merasakan sakit hati, tentunya pacaran bukanlah hal yang menyenangkan untuk dijalani. Tapi bagi yang belum mengalaminya, mungkin akan beranggapan berbeda. Pacaran adalah fase terindah dalam hidup. Berada dalam lingkaran romansa yang memberikan banyak sensasi rasa setiap harinya.

Tapi tahukah kamu, jika kamu sudah mengetahui 4 hal ini mungkin kamu akan memilih LAMARAN daripada PACARAN. Yuk simak pemaparan selengkapnya.

1. Jangan Sia-siakan Waktu


Kita hidup di dunia ini memiliki waktu yang sangat terbatas. Jangan sampai waktu sempit ini membuat kamu hanya terjebak dalam fatamorgana romansa yang tiada akhir. Seindah-indahnya pacaran masih lebih indah lagi lamaran.

Ada banyak waktu luang yang harus kita jadikan bermanfaat. Bukan berarti dengan berpacaran membuat waktu kamu terbuang percuma. Betul memang, pacaran adalah proses mengenal seseorang sebelum menjadi pendamping hidup kamu selamanya.

Jika tujuan kamu pacaran untuk mengenal kebaikan dan keburukan seseorang. Percayalah hal itu tidak akan terjadi. Karena dalam proses pacaran biasanya orang hanya akan menunjukkan hal-hal yang baik-baik saja.

Baca juga: Mau cepat akrab dengan calon mertua? Begini caranya..

2. Awas Pengorbanan Semu


Banyak orang salah kaprah saat berpacaran. Kebanyakan mereka berfikir pengorbanan sudah harus dilakukan dalam fase pacaran untuk menujukkan keseriusan dalam menjalin hubungan. Nyatanya, jika pengorbanan itu dilakukan oleh salah satu pihak saja, pihak lain (pasangan) malah akan besar kepala dan menganggap kamu sudah cinta mati padanya. Sehingga dia akan berperilaku seenaknya.

Celakanya, semakin besar pengorbanan seseorang kepada pacarnya, resiko patah hati mendalam akan semakin terjadi. Karena tidak ada seorangpun yang rela pengorbanan yang telah dilakukan terjadi sia-sia. Jika saat ini kamu termasuk orang yang lebih banyak berkorban untuk pasangan, cobalah untuk memikirkan kembali. Mau dibawa kemana hubungan kamu.

3. Tingkatkan Komitmen Keseriusan


Komitmen dalam berpacaran lebih rentan daripada komitmen pasangan yang sudah lamaran. Proses lamaran diketahui oleh kedua keluarga. Sehingga hubungan kalian pun lebih banyak yang mendoakan. Semakin banyak yang mendoakan bukankah akan semakin memuluskan hubungan kalian kepada hubungan yang sah?

Daripada pacaran yang dilakukan tidak ada pengetahuan keluarga atau orang tua. Komitmen dalam pacaran lebih lemah daripada komitmen setelah lamaran. Salah satu pasangan biasanya akan dengan mudahnya mengambil keputusan sepihak. Kalau terjadi demikian, sudah bisa dipastikan salah satu merasa paling dirugikan. Dan bukan tidak mungkin mengarah pada kefrustasian.

4. Tujuan Hidup


Jika antara kamu dan dia telah merasa memiliki tujuan hidup yang sama. Segera saja lamaran, jangan berlama-lama pacaran. Karena perkenalan kepribadian sesungguhnya adalah pada saat setelah pernikahan. Kamu akan tahu sifat-sifat dia yang selama ini belum diketahui.

Jika kamu sudah cukup mengenal tujuan hidup si doi, dan kamu pun memiliki tujuan hidup yang selaras dengan dia, kenapa tidak, langsung saja lamaran. Toh dengan lamaran tujuan perkenalan kalian jelas, yaitu untuk menuju ke jenjang pernikahan.

Jadi tidak ada istilah pacaran serius, karena yang serius pasti akan mengajak lamaran. 

Baca juga: Lakukan 4 hal ini jika gebetan terlalu cuek kepadamu

7 Hal Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Memberikan Keperawanan Kepada Pacar

pacar menyerahkan keperawanan

Dewasa ini seolah-olah seks sebelum menikah sudah menjadi hal yang wajar. Padahal itu bukanlah suatu perbuatan yang baik. Pasangan remaja yang sedang dimabuk cinta tidak bisa mengontrol nafsu dan syahwatnya. Terlebih lagi keduanya berada jauh dari pengawasan orang tua. Pergaulan bebas semakin meraja lela terutama di kota-kota besar.

Seks sebelum menikah adalah hal yang mengerikan. Semakin sering kita mendengar banyak kejadian pasangan remaja putus cinta namun berakhir mengenaskan hingga membunuh diri sendiri. Tak jarang, rasa sakit hati yang terlalu dalam biasanya dialami oleh si wanita karena merasa sudah memberikan keperawanan kepada pacarnya, namun ternyata hubungannya tidak berlanjut sampai ke jenjang pernikahan.

Untuk kamu yang saat ini masih menjaga keperawanan, itu bagus! Pertahankan jangan sampai tergoda oleh kenikmatan sesaat. Karena, jika sampai kamu memberikan keperawanan dalam status masih berpacaran, mungkin 7 hal ini yang akan terjadi kepada diri Kamu!

Simak pemaparan lengkapnya seperti yang dilansir dari kelascinta.com berikut ini

1. Rasa Bersalah dan Tidak Nyaman Akan Menghantuimu Beberapa Saat Setelah Melakukannya


Pernahkah kamu merasa tidak nyaman saat berbohong, sekecil apapun kebohongan itu? Guilt atau sering juga disebut sebagai “a self administered punishment”, yaitu suatu proses pemberian hukuman terhadap diri sendiri akibat adanya kesadaran terhadap nilai moral tertentu. Biasanya intensitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan ketakutan terhadap hukuman karena adanya pelanggaran aturan yang datang dari luar.

Akan terjadi pergolakan di dalam dirimu yang sedari kecil sudah dibekali dengan norma dan kepercayaan-kepercayaan oleh keluarga dan lingkungan. Sekali pun tak ada orang lain yang tahu bahwa kamu sudah melepaskan kewanitaan kamu, ketakutan akan menghantuimu setiap saat.

2. Akal Sehatmu Mulai Memudar Seiring Bertambahnya Rasa Ingin Memiliki Dia Seutuhnya


Sama seperti saat jatuh cinta, kamu bisa menjadi gila setelah melakukan hubungan seksual pertama kalinya dengan pacarmu. Selain rasa bersalah yang selalu membuntutimu setiap waktu, kamu akan mulai dihantui ketakutan-ketakutan yang mungkin terjadi seperti takut hamil, takut tertular penyakit, bahkan takut ditinggalkan dan takut diabaikan.

Hormon oksitosin yang meningkat sesaat setelah orgasme membuatmu semakin terikat dengannya, sehingga rasa ingin memiliki dia seutuhnya semakin besar. Namun, dia belum tentu merasakan hal yang sama denganmu. Karena bagi pria, hormon dopamin lebih berperan dan hanya menimbulkan rasa senang dan ketagihan ketimbang keterikatan emosional.

Baca juga: Inilah Alasan Mengapa Wanita Sebaiknya Tidak Main Kode-Kodean

3. Setelah Kamu Melepaskan Kewanitaan Kamu, Kamu Akan Melakukan Apapun Untuk Membuatnya Tetap di Sisimu


Besarnya rasa cinta dan keinginan untuk memiliki dia seutuhnya otomatis memposisikan dirimu sebagai hamba yang tunduk pada tuannya. Kamu akan menuruti semua yang dikatakan agar dia bahagia bersamamu. Biasanya, pria akan cepat bosan dengan wanita yang terlalu penurut dan tak pernah inisiatif. Perlahan-lahan, Ia akan mencari sensasi lain di luar hubungannya karena ‘greget’nya bersamamu mulai memudar. Parahnya, kamu tetap kekeuh bertahan dan selalu mengemis cinta padanya.

4. Kamu Rela Disakiti dan Diperlakukan Semena-mena Asalkan Dia Tidak Meninggalkanmu


Belum puas tersakiti secara batin, perlahan tapi pasti kamu akan semakin kecanduan rasa sakit dan tak sadar bahwa kamu sudah berubah menjadi seorang masokis cinta. Otakmu sudah terlalu keruh akan rasa bersalah serta rasa takut kehilangan sehingga apapun yang dia lakukan pasti selalu dimaafkan, termasuk saat dia berani ‘main tangan’ denganmu. Hubungan yang sudah jenuh akan ketakutan sangat rentan terjadi kekerasan. Walau alam bawah sadarmu sudah berteriak memintamu segera pergi, kamu akan tetap bertahan dengan segala ketidaknyamanan dalam dirimu.

5. Percaya Dirimu Berubah Menjadi Minder Hingga Self Esteem Kamu Mulai Terganggu


Nasi sudah menjadi bubur, badan sudah kepalang basah, larimu sudah terlampau jauh. Tak ada lagi yang bisa kamu lakukan selain duduk termenung, mengharapkan waktu kembali berjalan mundur karena kewanitaan kamu yang hilang. Perlahan namun pasti, kamu kehilangan rasa percaya akan dirimu sendiri. Tak ada yang bisa dipercaya untuk menjadi tempatmu bercerita. Orang tua, saudara, teman, bisa saja mereka justru menghakimi dan menyalahkanmu.

Kamu merasa segalanya tidak adil, kotor, dan menjijikkan. Bukan hanya minder dengan orang lain, kamu juga minder dengan dirimu sendiri. Masa depan yang sudah dirancang sedemikian rupa seakan runtuh dan gelap seketika. Lalu, kemana lagi kamu harus berlari?

Dear ladies, jangan sampai 7 Hal Ini Terjadi Kepada Kamu yang Memberikan Keperawanan saat Berpacaran. Masa depanmu adalah tanggung jawabmu seutuhnya. Tak ada yang bisa mengatur dan melarang atas apa yang kamu perbuat. Namun, satu hal yang perlu diingat. Selalu ada konsekuensi dibalik segala keputusan yang kamu ambil. Bermainlah dengan sehat, dengan orang yang sama bertanggungjawabnya denganmu.

Jangan BAPER! Lakukan 4 Hal Ini Jika Gebetan Tidak Membalas Perhatian Anda

jika cinta ditolak gebetan jangan baper

Saat melakukan proses PDKT adakalanya kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Dia yang sedang Anda idam-idamkan ternyata tidak antusias dalam merespon setiap sinyal-sinyal asmara dari Anda.

Hal yang paling sering terjadi pada kebanyakan orang, ketika dia tidak mendapatkan respon dari target, semakin gencar mendekati dengan berbagai cara dan semakin sering memberikan perhatian. Karena kebanyakan orang mengira cueknya gebetan dikarenakan kurangnya perhatian mereka kepada target.

Padahal itu keliru! Semua usaha Anda akan semakin sia-sia, karena hal tersebut tidak merubah apapun. Dan juga, tidak merubah pandangannya terhadap Anda. Malah, harga diri Anda akan semakin menurun dan semakin tidak menarik di hadapannya. Percayalah, tidak ada seorang pun yang ingin berkencan dengan orang yang tidak menarik.

Lalu apa yang harus Anda lakukan jika gebetan tidak merespon semua perhatian Anda? Simak pemaparan berikut ini agar Anda terbebas dari baper akut.

1. Hapus Kontak Dia


Cara terbaik untuk lepas dari baper Anda dari gebetan adalah dengan menentukan batas waktu. Jika si dia tidak kunjung membalas chat, menerima ajakan ngedate atau menghubungi Anda dalam batas waktu yang sudah ditentukan, saatnya hapus si dia dari kontakmu. Cara ini memang ekstrem tapi seperti itulah satu-satunya cara menyelamatkan diri Anda dari kehancuran yang semakin dalam.

Lalu bagaimana jika setelah kontak dihapus dia malah menghubungi Anda? Hmmm jika terjadi seperti ini, Anda boleh membalas dia atau tetap mengabaikan dia. Apapun pilihanmu, tegaskan padanya Anda tidak menanti dia, dan Anda bisa move on melanjutkan hidup bahagia meski dia tidak berada di dekat Anda.

2. Fokus Merawat Diri


Dikecewakan gebetan seperti ini membuat Anda menjadi yakin bahwa diri Anda tidak menarik dan gagal sebagai manusia. Manfaatkan kegalauanmu ini untuk upgrade diri. Dimulai dari program ideal berat badan, membeli pakaian-pakaian baru, make over diri dari atas sampai bawah. Lakukan apapun yang akan membuat Anda kembali merasa lebih menarik, lebih keren, dan lovable atau glossy. Setelah itu, dikecewakan gebetan tidak lagi terasa sakit seperti sebelumnya, karena Anda sudah meluangkan waktu untuk fokus pada diri sendiri.

Baca juga: Cara Sehat Menyikapi Jatuh Cinta Tanpa PATAH HATI

3. Jangan Buang Waktu, Lakukan Hobby Anda


Daripada membuang waktu ngarep cinta si dia, lebih baik gunakan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan membuat Anda bahagia. Apa saja bisa Anda lakukan! Dari mengerjakan hobi, meneruskan pekerjaan kantor, mengikuti kegiatan amal dan atau bergabung ke sebuah komunitas. Pokoknya lakukan terus sampai Anda mendapat pencapaian baru yang bisa menyembuhkan kegalauan dengan hal positif.

4. Anda Terlalu Keren untuk Baper


Hanya pecundang yang mengemis perhatian gebetan. Saya yakin Anda tidak seperti itu. Yakinlah bahwa di dunia ini tidak ada orang keren yang menjadi frustasi karena gebetannya tidak membalas perhatian Anda.
Saatnya menjernihkan pikiran. Gebetan tidak membalas cinta dan perhatian bukanlah akhir dunia. Kalau dia benar-benar tertarik pada Anda, dia pasti akan mencari cepat atau lambat. Kalau dia tidak kunjung membalas, berarti Anda bebas mencari gebetan lain yang lebih keren daripada dia.

Tetaplah fokus pada kegiatan yang membuat Anda bahagia dan terus upgrade diri sendiri jika hal seperti ini terulang kembali.

Wanita Terangsang KEENAKAN Jika 5 Bagian Tubuh Ini Disentuh Pria

cara merangsang wanita

Bagi sepasang suami istri, saling memahami dalam urusan seksual adalah hal yang sangat penting untuk keharmonisan dan kehangatan berumah tangga. Pria pada umumnya hanya mengetahui bagian paling sensitif wanita terletak pada sekitar vaginanya. Padahal, jika dieksplor lebih dalam lagi, ada bagian-bagian pada tubuh wanita yang kebanyakan pria tidak mengira bagian tersebut dapat memicu gairah seksual yang lebih dahsyat.

Dimana saja bagian tubuh yang dapat membuat wanita terangsang jika disentuh pria?

1. Lubang Telinga

Banyak pria tidak menyangka bahwa bagian lubang telinga ternyata dapat membuncahkan gairah wanita jika disentuh dengan benar. Coba saja lakukan sentuhan dengan cara membelai, mencium, dan bahkan menggigit kecil area lubang telinga, dijami! wanita akan merasakan getaran kenikmatan.

Area lembut ini sangat peka terhadap rangsangan dan kebanyakan wanita menikmati sensasi geli saat bibir pria ada di daerah sana. Untuk sensasi lebih luar biasa, gunakan lidah Anda di dalam sana sambil sesekali menghembuskan nafas untuk menambah efek menggelitik.

2. Bagian Atas Betis / Belakang Lutut

Area ini juga termasuk salah satu bagian yang tidak terpikirkan oleh kebanyakan pria pada saat merangsang wanita. Padahal faktanya, bagi kebanyakan wanita area ini adalah bagian yang cukup sensitif.

Berikan belaian lembut area belakang lututnya tepat di bawah rok saat Anda berdua sedang bermesraan. Kemudian gunakan bibir atau lidah Anda untuk menggelitik bagian ini. Dengan menggunakan cara ini akan membuat si wanita “menyerang” Anda lebih ganas lagi di ranjang.

3. Paha Bagian Dalam

Sebelum Anda menuju vagina, jangan terburu-buru. Lakukan sedikit teknik untuk menggoda nafsunya. Menyentuh paha bagian dalamnya tanpa bergerilya ke daerah vagina akan menjadi godaan yang sempurna untuk membuat dia cepat terangsang.

Gunakan tangan dan lidah Anda untuk membelai dan mencium bagian dalam pahanya, secara perlahan dekati area vitalnya. Saat jarak mulai mendekati, jauhi kembali area vitalnya. Anda harus bisa kontrol diri, ini hanya gerakan menggoda untuk buat wanita menjadi penasaran.

Baca juga: Inilah 5 Manfaat Punya Banyak Mantan

4. Tulang Selangka

Bentuk tulang selangka memang sangat seksi. Jadi jangan ragu untuk memberikan apresiasi Anda terhadap keindahan lekuk tubuhnya. Berilah perhatian kepada bagian selangka saat masih berpakaian, buka perlahan kancing bajunya sampai bagian ini terlihat jelas dan manjakanlah.

Belai dengan lembut, ciumi bagian tulang selangka hingga naik ke leher. Lakukan secara adil pada bagian kanan dan kiri. Dengan ritme yang tepat, permainan di bagian ini akan membuat libido wanita semakin memuncak.

5. Mengusap Punggung

Siapa yang menyangkan bahwa pada bagian punggung wanita terdapat titik sensitif yang jika di berikan stimulasi yang tepat akan membuatnya menggeliat merasakan nikmat. Silahkan di coba kepada istri Anda.

Belaian lembut di area punggungnya akan membuat wanita merasa nyaman dan menunjukkan bahwa Anda siap melindungi dirinya. Saat di atas ranjang, jangan lupa cium dan susuri punggungnya dari atas sampai bawah dengan lidah Anda untuk membuat jantungnya berdegup kencang.

5 Manfaat Punya Banyak Mantan (Budidaya Mantan)

ciri pria punya banyak mantan

Ketika mendengar kata "Mantan" kebanyakan orang langsung berfikir kata mantan seolah menjadi hal yang tidak menyenangkan untuk dibahas atau diungkit. Padahal punya banyak mantan bukanlah suatu aib yang harus ditutupi. Toh kejadiannya sudah berlalu kan? dan orang-orang di sekitar kita banyak yang tahu apalagi sahabat dekat kita.

Jika saat ini kamu termasuk orang yang merasa tabu atau risih mendengar kata mantan, coba deh simak 5 Manfaat Punya Banyak Mantan berikut ini yang pasti akan merubah paradigma kamu tentang mantan. Yuk lanjutkan untuk membaca..

1. Belajar Membaca Karakter

Setiap orang memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda. Nah dari perbedaan itu ternyata dapat melatih diri kita dalam bersikap dan berkomunikasi dengan orang yang berbeda karakter. Menghadapi mantan yang gampang ngambek, tentu berbeda saat kita harus menghadapi mantan yang berusaha selalu mandiri.

Dari banyaknya mengenal kepribadian yang berbeda dari mantan-mantan kita itulah, yang akhirnya dapat membuat kita menjadi pribadi yang supel dalam bergaul. Sehingga kita dapat diterima masuk di pergaulan dengan latar belakang berbeda dan diterima oleh banyak orang.

2. Belajar Beradaptasi Diri

Setelah kita terlatih untuk memahami kepribadian seseorang, tentu dampaknya adalah kita bisa dengan cepat menentukan sikap yang tepat. Misalnya kamu saat pacaran dengan mantan yang possesif abis, sudah biasa dengan sikap nya yang selalu kepo ala detektif. Dan kamu dapat dengan mudah memaklumi kondisi tersebut, dan pastinya sudah tahu harus seperti apa dalam menyikapinya.

Ketika kita mudah beradaptasi terhadap lingkungan dan orang lain, maka kita tidak akan menjadi orang yang gampang makan hati. Apa-apa masuk ke hati, yaa makin sempit tuuh isi hatinya. Gimana mau bahagia coba?

3. Banyak Relasi

Setelah putus, apakah komunikasi kamu dengan mantan masih terbina dengan baik? Wah sebaiknya sih harus tetap terjaga yaa kalau sekedar komunikasi, asalkan jangan sampe rembes ke hati aja.

Mantan pacar kita kan punya banyak teman tuh, masa iya ketika kamu putus dengan si doi, kamu pun ikutan putus pertemanan dengan dia dan teman-temannya yang udah sama-sama kenal. Apalagi kalau pacaran kalian sampe bertahun-tahun.

Semakin banyak teman, maka semakin banyak relasi. Semakin mudah kita mendapatkan informasi-informasi. Entah itu peluang kerja, peluang bisnis atau hal-hal lainnya deh yang bermanfaat. Bisa jadi kan, kamu mau buka bisnis pas lagi gak ada modal, hubungi aja papah nya mantan kamu, siapa tahu berminat jadi investor.

Meskipun kamu gagal mendapatkan anaknya, minimal bisa mendapatkan bapaknya sebagai investor. Wow...!
Baca juga: Awas..!! 3 Hal Ini Dapat Menghancurkan Hubungan Jarak Jauh Anda (LDR

4. Semakin Bijaksana

Berbagai lika-liku drama percintaan bersama mantan mau tidak mau sudah menjadi bagian dari proses kehidupan yang kita jalani. Semuanya itu adalah bagian dari proses pendewasaan kita. Harusnya, semakin banyak mantan, maka kita pun semakin menjadi bijaksana.

Kedewasaan seseorang itu kan bukan dilihat dari usia saja, melainkan dari proses perjalanan hidupnya juga. Naah.. buat kamu yang pernah banget disakitin mantan, rasanya waktu itu dunia hancur, masa depan suram dan pengennya mati aja trus langsung masuk surga. 

Tapi coba lihat....Sekarang kamu sudah berbahagia kan? Yaah setidaknya kamu sampai hari ini masih hidup. Buktinya masih bisa baca tulisan ini. Hehe

5. Punya Banyak Cerita

Indahnya masa lalu dapat dirasakan karena cerita yang tercipta pada masa itu. Jadi, buat kamu yang punya banyak mantan pasti kebayang dong, punya banyak juga tuh cerita-cerita manis dan pahitnya. Kalau kamu ingat-ingat lagi, terkadang rasa yang dulu sakit sekarang kok jadinya lucu-lucuan aja yaa. Bahkan suka malu sendiri kan kalo inget masa lalu? Haha

Baca Juga: Jangan Lakukan 5 Hal ini Ketika Bertemu Mantan Pacar

Apapun ceritanya, masa lalu memberikan banyak sekali pelajaran berharga dalam hidup kita. Masa lalu bukan untuk dihilangkan apalagi disesali, masa lalu hanyalah untuk ditertawakan dan dikenang.

Kok di tertawakan? Iya, pada saat kita menertawakan masa lalu kita, itu pertanda di masa sekarang kita sudah menjadi lebih baik.

Okey sekian dulu yaa ulasan singkat mengenai 5 Manfaat punya banyak mantan, jangan sia-siakan mantan yang dulu pernah ada. Budidayakan mereka kedalam hal-hal yang positif.

Share postingan ini ke temen-temen kamu yang punya banyak mantan. Xixixi

Kuliner Baru Oleh-Oleh Bandung Cireng Kuah Pedas Maknyos


Cireng kuah nampaknya termasuk kedalam varian kuliner baru yang wajib dicicipi. Setelah sebelumnya sangat populer kuliner cireng rujak, cireng kuah lagi-lagi berhasil menarik perhatian para pecinta kuliner di Indonesia. Cemilan tradisional khas Bandung ini sudah sangat populer di kalangan masyarakat luas.

Umumnya, kita menemukan cireng dengan sajian yang biasa saja seperti di tukang gorengan. Cara memakannya hanya menggunakan cabe rawit. Namun dengan cireng kuah, kita mendapatkan pengalaman baru dalam menikmati cireng ini.

Salah satu merk cireng kuah yang terkenal di Bandung adalah cimoet. Singkatan dari Cireng Imoet. Sesuai dengan namanya, bentuk cireng ini dibuat dalam ukuran kecil kecil pas di mulut. Dengan tekstur bagian luar krispi dan kenyal didalam. Dipadukan dengan kuah pedas manis asin dan aroma jeruk menyegarkan. Lumer di mulut, mengubah bad mood menjadi good mood dalam seketika.

Cireng kuah cimoet ini dijual secara online. Sehingga, bagi Anda yang berada di luar kota Bandung masih tetap bisa memiliki kesempatan untuk mencicipi rasanya yang menggoda. Sebagai cemilan tradisional, cireng kuah juga bisa menjadi salah satu tambahan rekomendasi terbaik untuk oleh-oleh khas Bandung.

jual cireng kuah bandung original


Harga per bungkus relatif murah dan sebanding dengan rasanya. Maka sangatlah wajar jika cimoet lebih cepat menyebar dan diketahui oleh para penikmat kuliner di Indonesia. Anda bisa mengunjungi websitenya sekarang juga di URL http://cimoet.com.

Cireng kuah cimoet menambah lagi pilihan jajanan bagi para penikmat kuliner. Bisa sebagai cemilan sehari-hari ataupun sebagai oleh-oleh untuk Anda yang akan kembali ke kota masing-masing setelah berwisata di kota Bandung.

3 Hal Penghancur Hubungan Jarak Jauh yang Harus Dihindari

tips menjalani long distance relationship LDR


Hubungan jarak jauh atau LDR selalu menarik untuk dibahas. Setiap orang yang menjalani LDR memiliki tantangan lebih kuat ketimbang yang tidak. Karena faktor jarak yang membuat intensitas pertemuan menjadi sangat jarang, berdampak terhadap keintiman suatu hubungan semakin renggang.

Pada awal menjalani LDR memang terasa indah dan seru. Ketika jarak menuntut kreatifitas seseorang untuk mengungkapkan curahan rasa rindunya kepada pasangan. Namun seiring dengan waktu berjalan, guncangan dalam hubungan akan datang silih berganti.

Untuk itu sangat perlu bagi Anda mengetahui 3 hal utama penghancur hubungan jarak jauh seperti yang diulas oleh kelascinta.com berikut ini

Apakah Anda ingin hubungan jarak jauh Anda bisa awet dan indah?

Leo dan Felice adalah pasangan yang sangat disukai dan didukung oleh semua orang yang mengenal mereka. Jadi ketika Leo ditugaskan perusahaannya untuk memimpin cabang di kota lain selama satu tahun penuh, orang-orang turut cemas dan memberi banyak wejangan agar hubungan mereka berdua tidak terancam.

“Tenang saja,” ucap Felice, “Jarak tidak akan bisa merusak cinta sejati!” lanjutnya sambil dipeluk sang kekasih dari belakang pada saat kantor Leo merayakan malam pesta perpindahan. Dua puluh orang yang hadir bertepuk tangan sambil terharu. Dua belas minggu kemudian Felice selingkuh. Dua bulan setelah itu mereka resmi tak lagi bersatu.

Berikut ini saya share detil tiga buah virus yang jauh lebih berbahaya daripada jarak yang memisahkan!

KEMALASAN


Setiap hubungan cinta, kuncinya adalah di Hubungan-nya bukan di Cinta-nya. Artinya api cinta hanya bisa terus berkobar jika kedua belah pihak secara rutin dan disiplin mengelola hubungan komunikasi sebaik mungkin. Awalnya pasangan yang menjalani LDR pasti sangat bersemangat saling mengabari satu sama lain tentang hari-hari mereka.

Tapi sama seperti pasangan normal lainnya yang tidak menjalani LDR, semangat itu akan memudar seiring waktu. Merasa sibuk, merasa bisa ditunda, dan merasa seharusnya-pasangan-bisa-ngertiin-tanpa-diberitahu adalah beberapa bentuk kemalasan yang akan mematikan hubungan.

Rasa malas dalam hubungan jarak jauh terjadi karena komunikasi hanya bisa dilakukan via telepon dan online messengers yang sangat membatasi kenikmatan emosional dibanding interaksi dalam pertemuan langsung. Terus-menerus memindahkan isi kepala dan perasaan ke dalam bentuk teks itu adalah usaha yang melelahkan, apalagi jika pasangan juga agak lemot memahami maksud Anda.

Telepon atau video chat pun tidak bisa menutupi fakta hilangnya kontak fisik antara Anda dan dia. Alhasil, menurunnya kenikmatan emosional itu menurunkan niat untuk berkomunikasi.

Bagaimana mengatasinya?

Pasangan LDR wajib saling memaksakan diri sendiri (bukannya memaksa pasangan!) untuk rajin komunikasi tanpa bergantung pada mood semenjak awal hubungan. Saya menyarankan setiap pasangan LDR menentukan sendiri jumlah durasi komunikasi yang harus dipenuhi setiap minggunya. Jadwalnya bisa fleksibel diubah-ubah, namun durasinya tidak boleh dikurangi atas alasan apapun. Sedikit saja malas, besok-besoknya kemalasan itu akan meningkat makin parah.

KETIDAKTERLIBATAN


Salah satu kunci kelanggengan hubungan adalah kedua belah pihak merasa terlibat bagai satu tim yang bekerjasama menghasilkan sesuatu. Masalahnya adalah semakin lama usia LDR, semakin Anda dan pasangan seolah berjalan memiliki dunianya masing-masing. Anda asyik dengan teman-teman Anda di sini, pasangan juga sibuk dengan kegiatannya di sana.

Kalaupun salah satu pihak ingin membantu kesibukan pihak lainnya, itu hanya bisa dilakukan dengan sekedar menemani sambil video chat. Tidak ada bantuan nyata selain ucapan verbal yang akan sering diulang itu-itu saja. Ketidakterlibatan ini perlahan-lahan mengubah siklus growing together jadi siklus growing apart yang mengerikan.

Siklus dimulai ketika salah satu pihak merasa tidak dipedulikan atau ditinggalkan oleh pihak satunya lagi, biasanya dengan ucapan, “Kamu berubah!” Keadaan jadi makin parah jika pihak yang dituduh ‘cuek’ dan ‘sibuk sendiri’ tidak merasa demikian ataupun memiliki segudang alasan. Obrolan telpon dan online messenger yang dulu penuh candaan mesra kini jadi rutin dibumbui nada-nada kekecewaaan dan ketidakpuasan.

Salah satu pihak malas meladeni obrolan keluhan yang begitu-begitu terus, pihak yang didiamkan merasa makin emosi tidak dipedulikan, pihak yang mendiamkan pun memuncak emosinya sehingga benar-benar memutuskan keterlibatan ataupun informasi apapun, pihak yang didiamkan menuduh ketidakseriusan, dst sampai hubungan hancur total.

Bagaimana mengatasinya?

Sejak awal LDR, cari sebanyak-banyaknya cara agar pasangan Anda bisa terhubung dengan kegiatan dan komunitas Anda. Teman-teman Anda perlu menjadi teman-temannya dan demikian juga sebaliknya. Satu ide kreatif yang sangat saya sarankan untuk pasangan LDR adalah melakukan kegiatan Jauh Tapi Bareng, misal nonton film yang sama di bioskop masing-masing tapi bareng jamnya, atau makan siang di resto yang sama dan bareng sambil ngobrol, atau masak menu yang sama bareng, dsb. Dunia kalian boleh berjauhan dan berbeda, tapi harus tetap ada jembatannya agar cintanya terjaga!

KEHANGATAN LOKAL


Virus ketiga yang menghancurkan LDR adalah lawan jenis yang memberikan kehangatan lokal baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Kehangatan artinya ada perhatian, bantuan nyata alias keterlibatan, serta interaksi fisik yang konstan; lokal artinya berada di tempat/komunitas yang sama dengan Anda; sengaja artinya si dia melakukan itu karena tertarik pada Anda, tidak sengaja artinya si dia tidak bermaksud mendekati Anda.

Sumber-sumber kehangatan lokal bukan berarti perselingkuhan, melainkan cuma bibit-bibitnya saja. Mereka cepat atau lambat akan muncul dalam setiap LDR, tergantung seberapa parah tingkat kemalasan dan ketidakterlibatan dalam hubungan kalian.

LDR adalah hubungan yang (men)dingin karena disunat dari kontak fisik dengan pasangan, jadi sedikit saja pujian atau sentuhan dari lawan jenis lain bisa memicu api yang tidak seharusnya; itu sebabnya virus ini saya namakan Kehangatan Lokal. Tidak peduli seberapa sejati cinta kalian, atau seberapa serius siap menikah kalian, atau seberapa jodoh shio dan zodiak kalian, apapun bisa berubah jika sudah ada Kehangatan Lokal.

Rutin interaksi dengan lawan jenis lain ditambah sentuhan-sentuhan bersahabat ringan akan segera membangkitkan selera tubuh dan hati. Memang demikianlah biologi dan psikologi manusia, bukan karena tidak setia dsb.

Bagaimana mengatasinya?

Karena Kehangatan Lokal pasti akan muncul, alias tidak bisa dihindari, pasangan LDR perlu terbuka bercerita sedang dekat lawan jenis yang mana saja. Anda jelas tidak boleh melarang pasangan bergaul karena justru bisa merusak kehidupannya. Biasakan saling terbuka secara otomatis menceritakan tanpa diminta. Pastikan Anda tidak jadi sensi emosi jika pasangan bercerita tentang lawan-lawan jenis yang sedang dekat dengannya. Hal berikutnya adalah masing-masing perlu bersedia membatasi tingkat keakraban dengan lawan jenis lainnya.

Punya teman lawan jenis yang jumlahnya banyak dan bergantian justru bagus; yang tidak bagus adalah cuma punya satu dua saja karena itulah yang berpotensi meningkat durasi dan kehangatannya.

Dalam RevolusiCinta.com saya memberi panduan yang lebih detil step by step tentang mengatasi ketiga virus tersebut. Saya setuju dengan Felice dan Leo bahwa jarak tidak bisa merusak cinta sejati. Tapi hubungan mereka berantakan karena buta terhadap tiga virus yang lebih berbahaya daripada keterpisahan jarak. Anda kini tidak buta lagi. Anda sudah mengetahui langkah-langkah pertamanya, tinggal dilakukan saja.