7 Hal Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Memberikan Keperawanan Kepada Pacar

pacar menyerahkan keperawanan

Dewasa ini seolah-olah seks sebelum menikah sudah menjadi hal yang wajar. Padahal itu bukanlah suatu perbuatan yang baik. Pasangan remaja yang sedang dimabuk cinta tidak bisa mengontrol nafsu dan syahwatnya. Terlebih lagi keduanya berada jauh dari pengawasan orang tua. Pergaulan bebas semakin meraja lela terutama di kota-kota besar.

Seks sebelum menikah adalah hal yang mengerikan. Semakin sering kita mendengar banyak kejadian pasangan remaja putus cinta namun berakhir mengenaskan hingga membunuh diri sendiri. Tak jarang, rasa sakit hati yang terlalu dalam biasanya dialami oleh si wanita karena merasa sudah memberikan keperawanan kepada pacarnya, namun ternyata hubungannya tidak berlanjut sampai ke jenjang pernikahan.

Untuk kamu yang saat ini masih menjaga keperawanan, itu bagus! Pertahankan jangan sampai tergoda oleh kenikmatan sesaat. Karena, jika sampai kamu memberikan keperawanan dalam status masih berpacaran, mungkin 7 hal ini yang akan terjadi kepada diri Kamu!

Simak pemaparan lengkapnya seperti yang dilansir dari kelascinta.com berikut ini

1. Rasa Bersalah dan Tidak Nyaman Akan Menghantuimu Beberapa Saat Setelah Melakukannya


Pernahkah kamu merasa tidak nyaman saat berbohong, sekecil apapun kebohongan itu? Guilt atau sering juga disebut sebagai “a self administered punishment”, yaitu suatu proses pemberian hukuman terhadap diri sendiri akibat adanya kesadaran terhadap nilai moral tertentu. Biasanya intensitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan ketakutan terhadap hukuman karena adanya pelanggaran aturan yang datang dari luar.

Akan terjadi pergolakan di dalam dirimu yang sedari kecil sudah dibekali dengan norma dan kepercayaan-kepercayaan oleh keluarga dan lingkungan. Sekali pun tak ada orang lain yang tahu bahwa kamu sudah melepaskan kewanitaan kamu, ketakutan akan menghantuimu setiap saat.

2. Akal Sehatmu Mulai Memudar Seiring Bertambahnya Rasa Ingin Memiliki Dia Seutuhnya


Sama seperti saat jatuh cinta, kamu bisa menjadi gila setelah melakukan hubungan seksual pertama kalinya dengan pacarmu. Selain rasa bersalah yang selalu membuntutimu setiap waktu, kamu akan mulai dihantui ketakutan-ketakutan yang mungkin terjadi seperti takut hamil, takut tertular penyakit, bahkan takut ditinggalkan dan takut diabaikan.

Hormon oksitosin yang meningkat sesaat setelah orgasme membuatmu semakin terikat dengannya, sehingga rasa ingin memiliki dia seutuhnya semakin besar. Namun, dia belum tentu merasakan hal yang sama denganmu. Karena bagi pria, hormon dopamin lebih berperan dan hanya menimbulkan rasa senang dan ketagihan ketimbang keterikatan emosional.

Baca juga: Inilah Alasan Mengapa Wanita Sebaiknya Tidak Main Kode-Kodean

3. Setelah Kamu Melepaskan Kewanitaan Kamu, Kamu Akan Melakukan Apapun Untuk Membuatnya Tetap di Sisimu


Besarnya rasa cinta dan keinginan untuk memiliki dia seutuhnya otomatis memposisikan dirimu sebagai hamba yang tunduk pada tuannya. Kamu akan menuruti semua yang dikatakan agar dia bahagia bersamamu. Biasanya, pria akan cepat bosan dengan wanita yang terlalu penurut dan tak pernah inisiatif. Perlahan-lahan, Ia akan mencari sensasi lain di luar hubungannya karena ‘greget’nya bersamamu mulai memudar. Parahnya, kamu tetap kekeuh bertahan dan selalu mengemis cinta padanya.

4. Kamu Rela Disakiti dan Diperlakukan Semena-mena Asalkan Dia Tidak Meninggalkanmu


Belum puas tersakiti secara batin, perlahan tapi pasti kamu akan semakin kecanduan rasa sakit dan tak sadar bahwa kamu sudah berubah menjadi seorang masokis cinta. Otakmu sudah terlalu keruh akan rasa bersalah serta rasa takut kehilangan sehingga apapun yang dia lakukan pasti selalu dimaafkan, termasuk saat dia berani ‘main tangan’ denganmu. Hubungan yang sudah jenuh akan ketakutan sangat rentan terjadi kekerasan. Walau alam bawah sadarmu sudah berteriak memintamu segera pergi, kamu akan tetap bertahan dengan segala ketidaknyamanan dalam dirimu.

5. Percaya Dirimu Berubah Menjadi Minder Hingga Self Esteem Kamu Mulai Terganggu


Nasi sudah menjadi bubur, badan sudah kepalang basah, larimu sudah terlampau jauh. Tak ada lagi yang bisa kamu lakukan selain duduk termenung, mengharapkan waktu kembali berjalan mundur karena kewanitaan kamu yang hilang. Perlahan namun pasti, kamu kehilangan rasa percaya akan dirimu sendiri. Tak ada yang bisa dipercaya untuk menjadi tempatmu bercerita. Orang tua, saudara, teman, bisa saja mereka justru menghakimi dan menyalahkanmu.

Kamu merasa segalanya tidak adil, kotor, dan menjijikkan. Bukan hanya minder dengan orang lain, kamu juga minder dengan dirimu sendiri. Masa depan yang sudah dirancang sedemikian rupa seakan runtuh dan gelap seketika. Lalu, kemana lagi kamu harus berlari?

Dear ladies, jangan sampai 7 Hal Ini Terjadi Kepada Kamu yang Memberikan Keperawanan saat Berpacaran. Masa depanmu adalah tanggung jawabmu seutuhnya. Tak ada yang bisa mengatur dan melarang atas apa yang kamu perbuat. Namun, satu hal yang perlu diingat. Selalu ada konsekuensi dibalik segala keputusan yang kamu ambil. Bermainlah dengan sehat, dengan orang yang sama bertanggungjawabnya denganmu.

panduan mencari jodoh cepat dan tepat

Artikel Terkait

7 Hal Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Memberikan Keperawanan Kepada Pacar
4/ 5
Oleh